Melodi dari Bunga Mahasiswa Gadis Band

By I Gede Sudarma, EBPP Kesehatan & Tim Pendidikan

Untuk menjadi musisi besar adalah mimpi seperti itu untuk semua orang yang memiliki gairah seni dalam pikiran mereka. Tidak masalah jika dia tumbuh di kota besar, seorang anak dari musisi atau bahkan seorang anak dari petani yang lahir di sebuah desa terpencil, bakat bukanlah sesuatu yang kita dapat meremehkan. Tidak peduli di mana mereka datang dari, cinta untuk musik akan tetap ada.

Bunga girls band

Wayan, Kadek and Komang, tiga mahasiswa yang menulis lagu "Kepergian Bunda" (Kehilangan seorang ibu)

Seperti juga yang terjadi dengan tiga siswi dari Bunga Dusun. Sehari-hari, mereka tumbuh di lingkungan mereka yang terisolasi dari teknologi, tetapi tidak ada bedanya ketika mereka begitu alami berbakat. Kurangnya teknologi tidak berarti mereka akan kehilangan bakat mereka.

Dengan bantuan dari guru, dan alat-alat musik yang disumbangkan oleh The Moment of Joy Yayasan (Belanda) dan gitar dari The Rolling Stone Magazine (Indonesia), mereka dapat menciptakan melodi yang membuat semua orang yang mendengarkan ditarik ke mereka.

bunga girls photo with family

Wayan dan Komang dengan keluarga mereka

Kelompok musik dari Bunga Sekolah yang terdiri dari Wayan dan Kadek pada vokal dan Komang pada gitar dan vokal, bersama-sama menulis sebuah lagu berjudul “Kepergian Bunda” (Kehilangan seorang ibu). Saya mewawancarai kelompok di sekolah untuk mengetahui inspirasi mereka.

Baik, Lagu ini berjudul “Kepergian Bunda”. Yang menginspirasi Anda untuk menulis lagu ini?

Kami terinspirasi oleh teman kita yang telah kehilangan ibunya. Ibunya meninggal. Dia sangat sedih. Dari sana kami terinspirasi untuk menulis lagu ini.

Siapa yang menulis lirik lagu ini?

Kami menulis lirik.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai Anda selesai menulis lagu ini?

Butuh waktu hanya satu hari. Kami sangat terinspirasi, sehingga kita bisa menyelesaikannya dengan cepat.

Bagaimana untuk nada dan pengaturan?

Mr. Edi dan Mr. Terbuat Kari dari Tim EBPP Musik membantu kami.

Bagaimana tentang orang-orang di sekitar Anda? Apa yang mereka pikirkan tentang hal ini?

Mereka mendukung kami begitu banyak, terutama orang tua kami.

Apakah Anda memiliki rencana untuk membuat sebuah band?

Ya, tentu saja. Kami ingin membuat sebuah band, tapi kami tidak berpikir tentang nama belum.

Kapan Anda belajar musik untuk pertama kalinya?

Kami belajar musik saat kami berada di sekolah dasar. Kami telah diajarkan oleh Mr. Edi dan Mr. Terbuat dari. Mereka mengajarkan kita bagaimana untuk menyanyi dan memainkan alat musik seperti gitar dan ukulele. Dan kita suka.

Apa rencana Anda setelah itu?

Kami berencana untuk melakukan perekaman dengan bantuan dari Mr. Itui dan Mr. Terbuat dari.

Bagaimana perasaan Anda setelah berhasil menciptakan lagu?

Kami sangat senang dan sangat bahagia. Setelah lama kita belajar musik dan akhirnya kami bisa menciptakan lagu.

Apa harapan Anda untuk masa depan?

Kami berharap lagu kami akan menjadi terkenal di radio dan televisi. Kami berharap kami bisa menjadi penyanyi besar seperti aktris.

songs

& Nbsp;

Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookShare on LinkedInEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

only
$