SAYA CERITA SUKSES 1999-2014: EBPP PERTAMA SPONSORED SEKOLAH ANAK

by Wayan Armiani, EBPP Pustakawan dan Guru Sekolah 1st April 2014

Nama saya Ni Wayan Armiani dan saya lahir pada Juli 7th 1987 di dusun Bonyoh, Ban Village, Kubu District of Karangasem regency. Saya sekarang menikah dengan bentuk manusia Cutcut dusun. Saya lahir dari keluarga miskin dan lulus pada SD 8 Ban di Bonyoh. Setelah lulus SD saya tidak melanjutkan ke SMP karena keluarga saya tidak punya uang untuk menyekolahkan saya. Pada waktu itu tujuan masa depan saya sebagai guru sudah karena itu. Aku hanya bekerja di Tabanan dengan adikku untuk 4 bulan dan kemudian saya mendapat informasi dari saudara saya bahwa ada orang-orang yang ingin membantu menyekolahkan saya sehingga kemudian saya kembali ke rumah.

Di tengah 1999, Saya terdaftar sebagai salah satu dari anak-anak untuk menerima beasiswa dari David J Booth, MBE, pendiri Yayasan Ekoturin untuk mengizinkan saya untuk belajar SMP dan SMA di Singaraja. Saya sangat bersemangat dan sangat senang karena ada orang-orang baik yang ingin mengirim saya ke sekolah dan saya berjanji dalam hati saya untuk belajar keras agar mimpi saya bisa menjadi kenyataan. Aku tinggal di Dana Punia panti asuhan di Singaraja dengan yang lain 11 penerima beasiswa dari desa saya. Sementara tinggal di sana mereka mengajarkan kita tentang disiplin dan bagaimana belajar keras dan saya selalu bersyukur kepada Tuhan atas kesempatan ini.

Saya belajar di SMP Dwi Jendra di Singaraja selama tiga tahun. Setelah saya lulus dari SMP di 2002, Aku pergi ke SMK (sekolah spesialis) PGRI 1 Singaraja sampai 2005 untuk belajar keterampilan sekretaris yang termasuk pranata komputer dan komunikasi.

Akhirnya, di tengah-tengah 2005, Saya lulus dari SMA dan kemudian David J Booth MBE, meminta saya untuk datang kembali ke desa untuk mengajar anak-anak di sekolah Yayasan Ekoturin di desa Ban. Di sini saya belajar banyak keterampilan tentang bagaimana menjadi seorang guru yang baik, misalnya membuat rencana pelajaran, mempersiapkan bahan kamar kelas, dan bagaimana menangani siswa.

Setelah tiga tahun bekerja sebagai guru di Yayasan Ekoturin, Saya mengundurkan diri untuk menikah dan punya anak. Ketika anak saya 4 bulan lama saya kembali ke Yayasan Ekoturin sebagai pustakawan di kantor Ban.

Bahkan menghadapi banyak kendala saya bekerja dengan kesabaran dan ketekunan untuk memastikan keberhasilan. Setelah Yayasan Ekoturin membuka program percontohan playgroup baru, Aku diberi tanggung jawab tambahan sebagai guru dalam program. Saya mengajar anak-anak dari 8 -10 am di kantor Ban. Setelah keberhasilan program playgroup, Saya diminta untuk bergabung dengan tim kesehatan sebagai guru di 27 posyandu (pos kesehatan bulanan). Saya percaya bahwa pekerjaan apa pun dapat dilakukan dengan kesabaran dan tekad.

Foto: playgroup di Posyandu pada 2012

Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua orang yang telah membantu saya untuk mencapai semua yang saya miliki. Khusus terima kasih kepada David J Booth MBE, pendiri Yayasan Ekoturin. Anda pahlawan saya dan menyelamatkan hidup saya dan tanpa Anda hidup saya akan tidak memiliki arti. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua donor dan teman-teman yang telah membantu saya secara langsung dan tidak langsung. Sekarang saya dapat berbagi pengetahuan saya kepada masyarakat di Ban, untuk membantu pembangunan masa depan desa.

Saya berharap Ekoturin Yayasan setiap keberhasilan di masa depan.

Satu Komentar

panji triadnya

Saya harap Anda menikmati juring di ekoturin, becauce saya tahu dan saya berharap Anda dan Ekoturin Fundation setiap keberhasilan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

only
$