New Guru, Pelajaran baru Photovoices

Oleh: Ni Kadek (girl), 15 old tahun, SMP kelas 2, Manikaji.

img_3626Pada hari Selasa, Oktober 15, 2016 adalah hari untuk memberdayakan pelajaran. Aku pergi ke sekolah di pagi hari pada jam 7.30 dan tiba di 08.05. Ketika saya tiba di sekolah, Aku menyapu kelas dan menyiapkan kursi. Setelah beberapa tunggu menit, guru datang dengan guru baru.

Sebelum saya mengenal guru baru, teman-teman saya dan saya diperintahkan untuk duduk dan membentuk lingkaran berdasarkan pada ulang tahun kami. Para guru baru meminta kami untuk duduk dalam lingkaran sehingga dia tahu siapa lahir pada Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, atau Desember. Kemudian Pak Sudarma diperiksa kehadiran kami. Setelah itu, my friends and I introduced our self to the new teacher. The new teacher’s name is Ni Putu Sridiniari. She is a graphic designer from Ubud. Because Ibu Putu did not know all of our names yet, Ibu Putu gave us colourful paper and asked us to write our name on that paper. Kami menempatkan kertas di kursi kami untuk menghindari kesalahan saat memanggil nama kami. Setelah menulis nama kami, guru memberi kami komputer bagi kita semua karena pada hari itu adalah hari untuk belajar Photoshop dan mengedit foto. Sebelum belajar cara mengedit foto, Ibu Putu menjelaskan beberapa karakteristik warna. Hijau berarti sejuk dan dekat dengan alam untuk karakter positif, dan karakter negatif cemburu sedangkan kuning berarti cerdas untuk karakter positif.

Setelah itu, teman-teman saya dan saya memerintahkan untuk mengaktifkan komputer. Karena data saya yang saya ambil tidak di komputer belum, Ibu Putu meminta saya untuk menyalin data saya dari flashdisk ke komputer. Setelah data disalin, Aku diperintahkan untuk membuka Photoshop (PS) aplikasi. Ada beberapa menu dalam aplikasi Photoshop dan Ibu Putu menjelaskan fungsi dari menu. Dia juga mengajari saya bagaimana untuk mengedit foto, mewarnai foto, mencerahkan foto, foto gelap, menghapus blur, menyesuaikan cahaya, dan menghapus mata merah.

& Nbsp;img_3615 & Nbsp;img_3627 & Nbsp;img_3630

The method was not difficult because it’s easy to remember and there are Ibu Putu, Ibu Meti, and Pak Sudarma that guided us. In the afternoon it’s time to have a break and lunch. Setelah makan siang kami bermain sejenak sampai guru memanggil kami untuk masuk kelas dan melanjutkan pelajaran. Ketika kita semua di kelas, pelajaran dimulai lagi. Kita diperintahkan untuk menyalakan komputer dan menyimpan foto yang telah kita edit sebelumnya. Setelah foto yang disimpan, Ibu Putu, Ibu Meti, dan Pak Sudarma menjelaskan tentang minggu pelajaran berikutnya, pelajaran adalah bagaimana membuat poster. Kami selesai pelajaran kita di sore hari, teman-teman saya dan saya memerintahkan untuk mematikan komputer dan mengenakan tas komputer,dan kemudian kita pulang.

Saya sangat senang untuk belajar foto editing karena kami menggunakan komputer untuk belajar. Para guru juga mengajarkan kita baik dan kadang-kadang memasukkan lelucon ketika mengajar. Yang paling sulit pelajaran hari itu untuk menggunakan menu di jendela Photoshop karena itu adalah pertama kalinya saya. Kondisi kelas menyenangkan karena ada guru baru dan pelajaran baru. Teman-teman saya juga bahagia seperti saya karena mereka merasa antusias untuk belajar foto editing. Saya berharap bahwa program pemberdayaan berikutnya akan baik dan lancar.

& Nbsp;

& Nbsp;

Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookShare on LinkedInEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

only
$