LAPORAN DARI LAPANGAN: Tim kesehatan

Operasi bibir sumbing Bayi Risky ini

By Sinta, Tim Kesehatan EBPP, 22 Juli 2014

(Kiri ke Kanan): Bayi Risky dengan ibunya; Bibir sumbing Risky itu sebelum operasi; Bayi rumus minum Risky dari botol.

Ketika tim kesehatan EBPP menghadiri kegiatan Bukit Mangun Posyandu (pasca ibu-bayi kesehatan bulanan) di desa Tianyar Timur Mei 2014, kami mengidentifikasi bayi dengan masalah bibir sumbing serius. Membuat Risky Andika lahir pada 20 Maret 2014, putra kedua dari I Ngh Suama dan Ni Luh Sari. Tragisnya, anak pertama mereka meninggal ketika dia hanya satu minggu tua, meninggalkan muda Risky sebagai anak tunggal mereka, lahir sehat tetapi dengan suatu kelainan. Saat lahir, Risky ditimbang 3.1 kg, dan sekarang adalah seorang anak muda yang sehat dengan berat 5.1kg. Tidak dapat menyusui, ibunya rajin memberinya makan dengan susu formula dan dengan demikian ketika tim EBPP membawanya untuk diperiksa oleh Yayasan Senyum itu (Senyum Yayasan) spesialis 3 Juli, ia langsung dinyatakan fit untuk operasi yang berlangsung pada 10 Juli 2014 di sebuah rumah sakit swasta di Denpasar.

Bibir bayi Risky setelah operasi.

Semua biaya konsultasi dan operasi yang disponsori oleh Yayasan Senyum, bekerjasama dengan EBPP. Risky hanya tinggal 1 hari di rumah sakit setelah operasi dan orang tuanya membawanya pulang hari berikutnya. Orang tuanya membawanya untuk check up pada 17 Juli dan dokter sangat senang dengan seberapa baik operasi itu telah sembuh dan lagi ia bisa pulang ke rumah pada hari yang sama! Kami di EBPP semua keinginan Dibuat Risky dan orangtuanya banyak sukacita dan kebahagiaan dan pasti akan tetap berhubungan dengan mereka untuk mendokumentasikan operasi bibir sumbing sepenuhnya sembuh nya.

A happy Bayi Risky, dengan nenek, operasi ibu dan ayah pasca.

Orangtua Risky mengatakan terima kasih besar untuk bantuan yang diberikan oleh Yayasan Senyum dan EBPP, karena sebagai hasil dari kemitraan ini, anak mereka mampu untuk menjalani operasi ini sukses dan dapat berharap untuk hidup bahagia.

Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookShare on LinkedInEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

only
$