CERITA DARI EBPP MAHASISWA: Hal ini kecil tapi saya tumbuh di sana

Oleh Made, EBPP SMP siswa SMA, Darmaji Hamlet

Saya tinggal di sebuah rumah kecil jauh dari sekolah saya di Darmaji. Atapnya terbuat dari logam dan dinding dari batu bata. Ada tiga kamar di rumah saya. Satu untuk orangtua saya dan dua kamar lain yang bagi saya dan saudara saya.

Meskipun listrik telah tersedia di desa saya, keluarga saya masih mengandalkan tetangga kita karena perangkat listrik belum lengkap seperti meja listrik.

Ada dapur kecil di depan kamar saya. Ibuku memasak dengan menggunakan kayu bakar. Kami mengumpulkan kayu bakar dari peternakan di sekitar rumah kami.

My House Darmaji

Dibuat di luar rumah keluarganya di Dusun Darmaji.

Ada sebuah tangki air di samping dapur kami. Kami masih mengandalkan hujan di musim hujan untuk mengisi tangki. Air dikumpulkan melalui atap ke dalam tangki air di musim hujan karena air dari pemerintah tidak dapat mencapai desa kami belum. Kami menggunakan air untuk mencuci pakaian kami, memasak, mandi, membersihkan gigi kita dan untuk minum, setelah kami merebus.

Di sisi timur utara rumah saya, ada kuil keluarga kami sebagai tempat untuk berdoa setiap hari. Pintu gerbang di sisi selatan rumah saya, dari sana kita bisa melihat desa-desa lain karena rumah saya di bukit.

Di sisi utara rumah saya, kami memiliki babi dan sapi stabil. Ada dua ekor sapi, dua ekor lembu dan juga babi jantan yang biasanya kami jual di hari seremonial.

Meskipun rumah saya kecil, itu tidak melanggar kehendak saya untuk belajar karena dengan terus belajar saya akan mendapatkan pengetahuan untuk mengubah desa saya menjadi lebih baik.

Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookShare on LinkedInEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

only
$