CERITA DARI EBPP MAHASISWA: Penanaman Singkong

Oleh Made, Siswa SMP, Pengalusan hamlet

Kami memiliki sebuah peternakan dengan ubi kayu di sisi utara rumah saya sekitar 1 km berjalan atas bidang berpasir. Kami biasanya menanam singkong di musim hujan. Saya ingin membantu ayah saya untuk menanam singkong. Ada tiga langkah untuk menanam singkong. Pertama, kita harus melonggarkan tanah dengan cangkul. Kedua, memotong batang singkong selama 30 cm. Ketiga, menanamkan dalam tanah.

cassava 2 cassava 1 OLYMPUS DIGITAL CAMERA

& Nbsp;

& Nbsp;

& Nbsp;

& Nbsp;

& Nbsp;

& Nbsp;

& Nbsp;

& Nbsp;

& Nbsp;

& Nbsp;

& Nbsp;

Selama musim tanam singkong kita harus menjaga tanah longgar untuk memastikan mereka tumbuh dengan baik. Dibutuhkan tiga bulan untuk ubi kayu untuk siap panen dan karena musim hujan pendek, kita hanya memanen satu kali dalam setahun. Pada waktu itu kita panen semua singkong bersama-sama. Kami menjualnya di pasar untuk Rp50.000 per keranjang [Itu: $4, dan keranjang menampung sekitar 50kg dari singkong! Itu Rp1.000 / kg!]. Kami menggunakan uang untuk membeli kebutuhan kami setiap hari. [Itu: setiap jumlah tahun pendapatan dari penjualan singkong dari seluruh negerinya adalah sekitar Rp1 juta = sekitar. $80]

Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookShare on LinkedInEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

only
$